BIJI
KUSAM BERMANFAAT

SMK
NEGERI 3 KEDIRI
2014/2015
HALAMAN
PENGESAHAN
Karya Ilmiah : BIJI KUSAM BERMANFAAT( Karya ilmiah
tentang pembuatan tepung dari biji
durian yang terlantar. Tepung ini dapat
digunakan sebagai campuran tepung atau bahan pangan utama yang mempunyai
nilai gizi yang besar untuk memenuhi nutrisi didalam tubuh )
Penyusun :
GIATI RAHAYU
Kelas :
IX Busana Butik 2
Asal Sekolah :
SMK NEGERI 3 KEDIRI
Jl.
Hasanudin No. 10 KEDIRI
Telp.
( 0354 ) 682261 Faks ( 0354 ) 691462
KATA
PENGANTAR
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
wr.wb
Puji syukur kepada Allah SWT yang
telah memberikan rahmad dan hidayah-Nya, berupa kesempatan, kesehatan dan
wawasan, sehingga dapat menyelesaikan Karya cipta ini dalam memenuhi syarat
untuk” LOMBA CIPTA PRODUK AGROINDUSTRI TINGKAT SMA,SMK,MA atau sederajatnya”
dengan tema “PENGEMBANGAN PRODUK AGROINDUSTRI BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL
BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN DAYA SAING PADA MEA 2015”.
Kami ucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang telah banyak membantu dalam Karya Ilmiah ini, kami menyadari
bahwa Karya Ilmiah ini jauh dari sempurna baik isi, penyajian, maupun
bahasanya. Untuk itu kritik
dan saran yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi
kesempurnaan Karya Ilmiah ini. Mudah-mudahan Karya Ilmiah ini bisa bermanfaat
bagi kita semua dan menginspirasi pembaca untuk melakukan penelitian yang lebih
sempurna.
Wassalau’alaikum
wr.wb
Kediri, 30 April 2015
Penulis
DAFTAR ISI
JUDUL............................................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN...................................................................... ii
KATA PENGANTAR.................................................................................. iii
DAFTAR ISI................................................................................................ iv
BAB I PENDAHULUAN............................................................................. 1
A. Latar Belakang Masalah..................................................................... 1
B. Rumusan Masalah............................................................................... 2
C. Tujuan Penelitian................................................................................ 2
BAB II METODE PENELITIAN................................................................. 3
A. Alat dan Bahan................................................................................... 3
B. Cara Kerja........................................................................................... 3
C. Variabel Penelitian.............................................................................. 4
D. Definisi............................................................................................... 5
BAB III HASIL PENELITIAN DAN
PEMBAHASAN............................ 6
A.
Hasil
Penelitian.................................................................................. 6
B.
Gambar
foto dan uraian.................................................................... 6
C.
Pembahasan....................................................................................... 8
BAB IV PENUTUP..................................................................................... 13
A.
Simpulan......................................................................................... 13
B.
Saran............................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................. 14
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Melihat dikecamatan puncu daerah
pegunungan yang subur dan banyak ditumbuhi pohon durian. Hampir disetiap rumah
warga pasti terdapat pohon durian. Buah durian yang banyak dikemari semua orang
baik anak – anak sampai orang dewasa sekalipun.
Masyarakat di desa puncu hanya
menggemari daging buahnya dan biji buah durian dibuang. Biji buah durian
tersebut sebenarnya juga mengandung gizi yang tinggi tapi masyarakat desa puncu belum mengetahui itu semua. Biji
buah durian yang dibuang dapat dijadikan bahan pokok olahan yang berjangka
waktu yang lama. Musim durian hanya beberapa bulan saja menikmati buahnya, akan
tetapi jika ada olahan biji buah durian kita dapat menikmati gizi buah durian
setiap saat tanpa harus menunggu musim tiba.
Biji durian dapat diolah menjadi
tepung yang dapat dimanfaatkan sebagi bahan olahan sehari – hari masyarakat. Bahan
olahan tanpa mengeluarkan biaya banyak dan didapatkan dengan mudah.
Masyarakat untuk menghadapi MEA 2015
harus dengan baik untuk bersaing,
terutama untuk masyarakat kecil yang ada didesa puncu. Masyarakat puncu belum
begitu paham dengan MEA, adanya pengolahan tepung diharapkan dapat bersaing sebagai bahan pangan
dan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil yang ada desa puncu. Masyarakat
dapat memahami MEA dengan hal – hal yang kecil terlebih dahulu.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara pengolahan tepung ?
2. Dapat digunakan untuk olahan apa ?
3. Apa kekurangan dan kelebihan dari
tepung itu ?
4. Dimana tempat pemasaran olahan
tersebut ?
5. Apa dampak bagi masyarakat ?
C.
Tujuan Penelitian
Berkaitan dengan latar belakang yang
sudah ada diatas, tujuan penelitian ini adalah :
1. Memanfaatkan limbah biji durian
2. Meningkatkan perekonomian masyarakat
kecil didesa puncu
3. Menambah pengetahuan masyarakat
tentang MEA
4. Masyarakat dapat kecil dapat
bersaing perekonomian tanpa harus menggunakan modal yang banyak
BAB
II
METODE
PENELITIAN
A. Alat
dan Bahan
Alat dan bahan untuk pembuatan
tepung durian
a)
Alat
·
Pisau
·
Baskom
·
Oven
·
Wajan
dari tanah liat / nanagan
·
Loyang
·
Nampan
·
Ayakan
·
Timbangan
atau alat pengukur tepung
·
Kompor
·
Penghancur
biji
b)
Bahan
·
Biji
durian yang masih belum menghitam
B. Cara
Kerja
Langkah – langkah pembuatanan
1.
Kumpulkan
biji durian basah atau belum menghitam
2.
Cuci
biji durian hingga bersih
3.
Tirisan
biji durian
4.
Masukan
wajan dari tanah liat / nanagan. Dibolak balik menggunakan penggorengan agar
tidak cepat gosong
5.
Tunggu
biji durian ± 1 jam, sampai kulit biji durian ada yang pecak / membuka
6.
Jika
sudah ada yang terbuka, angkat wajan dan diamkan sampai biji durian dingin
7.
Biji
durian yang sudah dingin, kupas biji durian sampai bersih
8.
Cuci
biji yang bersih dari kulitnya, cuci bji sampai bersih
9.
Ledir
yang ada pada biji durian dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka /
menggunakan abu gosok karena lendir pada biji durian hamper sama dengan kadung
10.
Cuci
lagi sampai bersih
11.
Iris
biji durian kecil – kecil agar cepat kering didalam oven, saya menggunakan oven
karena pada musim durian tahun ini bertepatan dengan musim penghujan.
12.
Setelah
biji teriris semua, masukan ke Loyang dan masukan ke oven dengan api besar.
13.
Tunggu
kurang lebih 1 jam , agar biji kering dengan maksimal
14.
Giling
biji durian,/ saya menggunakan tumbukan tradional karena alat itu yang saya
punya.
15.
Ayak
hasil tumbukan.
16.
Hasil
yang dapat kemarin ½ kg tepung halus, saya menggunakan bahan utama 2 kg, waktu didinginkan
dari penggorengan dan dikupas 1 ½ kg,
setelah kering dari oven jadi 1 kg lebih dikit, terbuang bahan tumbukan yang
tidak dapat halus ½ kg.
C. Variabel
Penelitian
Variabel
bebas
Biji durian
memiliki kandungan sekitar 27% amilosa. Setiap 100 gram bijinya mengandung 28,3
gram karbohidrat, 67 gram air, 2,5 gram protein, 2,5 gram lemak, 1,4 gram
lemak, serta mempunyai energy sebesar 520 kJ.
Berbandingan gizi dengan tepung tidak jauh berbeda
|
Kadar air
|
51.5
g
|
51.1
g
|
|
Lemak
|
0.4
g
|
0.2
– 0.23 g
|
|
Protein
|
2.6
g
|
1.5
g
|
|
Karbohidrat
|
43.6
g
|
46.2
g
|
|
Serat kasar
|
-
|
0.7
– 0.71 g
|
|
Nitrogen
|
-
|
0.297
g
|
|
Abu
|
1.9
g
|
1.0
g
|
|
Kalsium
|
17
mg
|
39
-88.8 mg
|
|
Pospor
|
68
mg
|
86.65
– 87 mg
|
|
Besi
|
1.0
mg
|
0.6
– 0.64 mg
|
|
Natrium
|
3
mg
|
-
|
|
Kalium
|
962
mg
|
-
|
|
BetaKarotin
|
250
μg
|
-
|
|
Riboflavin
|
0.05
mg
|
0.05
– 0.052 mg
|
|
Thiamin
|
0.03
– 0.032 mg
|
|
|
Niacin
|
0.9
mg
|
0.89
– 0.9 mg
|
D. Definisi
Durian merupakan
tumbuhan tropis yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Nama durian atau duren
ini diambil dari karakteristik bentuk buahnya yang berlekuk-lekuk tajam seperti
duri dengan kulit buahnya yang keras. Durian popular dengan sebutan king of
fruit atau raja dari segala buah karena kelezatannya dan juga aroma yang
ditimbulkan tak khayal membuat banyak orang yang muak tapi tak sedikit pula
orang yang suka dengan buah ini.
Biji durian
memiliki kandungan sekitar 27% amilosa. Setiap 100 gram bijinya mengandung 28,3
gram karbohidrat, 67 gram air, 2,5 gram protein, 2,5 gram lemak, 1,4 gram
lemak, serta mempunyai energy sebesar 520 kJ.
Tepung biji durian adalah tepung
tanpa bahan pengawet dan mudah di buat dalam kehidupan sehari – hari. Tepung
yang dapat digunakan bahan pangan makanan pengganti tepung beras, maupun
sebagai campuran olahan makanan. Menikmati tepung bergizi ini dapat dinikmati
sewaktu – waktu tanpa menunggu musim durian. Alternative perekonomian
masyarakat kecil desa puncu dalam persaingan MEA yang akan datang tahun ini.
BAB
III
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil
Penelitian
1.
Penelitian
yang saya bandingkan dengan gizi tepung.
2.
Pembuatan
tepung dengan biji durian dan menghilangkan lendir yang terdapat pada biji
durian, dapat dihilangkan dengan cara menggunakan abu gosok.
3.
Mengeringkan
biji durian jika tidak ada matahari, dapat mengunakn oven dan menggarang
menggunakan tungku.
4.
Menghasilkan
tepung jika sudah kering bisa diselep menggunakan diesel atau menggunakan
tumbukan tradisional yang ada disekita kita.
5.
Pengeringan
biji durian dapat mempengaruhi hasil dari tepung durian tersebut.
6.
Adonan
suatu masakan dari tepung durian harus menggukan ulenan yang lama
7.
Pengupasan
biji durian agar mudah menggunakan penggorengan dari tanah liat.
8.
Penyimpanam
tepung durian sama dengan tepung terigu atau tepung lainnya.
B. Gambar
foto dan uraian
dokumentasi proses pembuatan tepung
sampai dengan pengolahan apem.
Penggumpulan biji durian penggorengan
diatas wajan tanah liat
Pendinginan
penyucian durian setelah dikupas dari kulit biji
Hasil pengeringan menggunakan
oven penumbukan secara tradisional
Hasil tepung yang sudah diayak membuat adonan apem dengan
cara diuleni
Hasil adonan yang siap untuk
dimasak hasil apem
biji durian
C. Pembahasan
a.
Alat
dan bahan untuk pembuatan tepung durian
ü Alat
·
Pisau
·
Baskom
·
Oven
·
Wajan
dari tanah liat / nanagan
·
Loyang
·
Nampan
·
Ayakan
·
Timbangan
atau alat pengukur tepung
·
Kompor
·
Penghancur
biji
ü Bahan
·
Biji
durian yang masih belum menghitam
Cara
Kerja
Langkah – langkah pembuatanan
1.
Kumpulkan
biji durian basah atau belum meghitam
2.
Cuci
biji durian hingga bersih
3.
Tirisan
biji durian
4.
Masukan
wajan dari tanah liat / nanagan. Dibolak balik menggunakan penggorengan agar
tidak cepat gosong
5.
Tunggu
biji durian ± 1 jam, sampai kulit biji durian ada yang pecak / membuka
6.
Jika
sudah ada yang terbuka, angkat wajan dan diamkan sampai biji duriadingin
7.
Biji
durian yang sudah dingin, kupas biji durian sampai bersih
8.
Cuci
biji yang bersih dari kulitnya, cuci bji sampai bersih
9.
Ledir
yang ada pada biji durian dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka /
menggunakan abu gosok karena lendir pada biji durian hamper sama dengan kadung
10.
Cuci
lagi sampai bersih
11.
Iris
biji durian kecil – kecil agar cepat kering didalam oven, saya menggunakan oven
karena pada musim durian tahun ini bertepatan dengan musim penghujan.
12.
Setelah
biji teriris semua, masukan ke Loyang dan masukan ke oven dengan api besar.
13.
Tunggu
kurang lebih 1 jam , agar biji kering dengan maksimal
14.
Giling
biji durian,/ saya menggunakan tumbukan tradional karena alat itu yang saya
punya.
15.
Ayak
hasil tumbukan.
16.
Hasil
yang dapat kemarin ½ kg tepung halus, saya menggunakan bahan utama 2 kg, waktu
didinginkan dari penggorengan dan dikupas 1 ½
kg, setelah kering dari oven jadi 1 kg lebih dikit, terbuang bahan
tumbukan yang tidak dapat halus ½ kg.
b.
Biji
durian dapat digunakan untuk bahan makanan sehari – hari
Makanan yang menggunakan bahan utama
biji durian yaitu kripik durian, tepung durian, martabak biji durian dan apem
makanan tradisional pada saat hajatan.
Penelitian ini saya meemberikan satu
contoh olahan makanan apem tradisional,
alat, bahan dan cara membuatnya.
Ø Tepung terigu ¼ kg
Ø Tepung durian halus ½ kg
Ø Gula ¼ kg / sesuai selera
Ø Margarin / minyak secukupnya
Ø Soda kue ½ sendok makan
Ø Miri secukupnya untuk mengoleskan
penggorengan apem agar tidak lengket
Ø Santan takaran ¾ , 15 kali
Ø Pisau
Ø Baskom gelas ukur
Ø Timbangan
Ø Sepatula
Ø Timbangan tepung
Ø Penggorengan apem
Ø Sendok pengorengan
Ø Alat memeras santan
CARA PEMBUATAN APEM
1. Siapkan bahan – bahan yang sudah
sesuai dengan perbandingan adonan
2. Campur tepung terigu dan tepung
durian, soda kue
3. Masukan santan sedikit demi sedikit
4. Uleni adonan sampai kalis /
tercampur rata
5. Jika adonan sudah kalis diamkan
kurang lebih 30 menit
6. Adonan yang sudah didiamkan 30
menit, panaskan terlebih dahulu penggorengan sebelum memasukan adonan
7. Jika sudah panas , kecilkan api dan
masukadonan sedikit demisedikit
8. Tunggu adonan ± 10 menit
9. Angkat apem jika sudah matang, tanda
apem matang semakin coklat karena tepung durian yang coklat
10. Letakan apenm diatas kertas atau
tisu agar menyerap minyak
11. Letakan ke piring saji
12. Apem siap disantap
c.
Kelebihan
dan kekurangan tepung durian
Kelebihan tepung
1. Tepung durian dapat meningkatkan
perekonomian masyarakat kecil
2. Tepung durian dapat digunakan
bahan utama olahan makanan, banyak olahan yang menggunakan biji durian
3. Tepung kusam yang mempunyai gizi
tinggi
4. Tepung dapat diproses dengan
biaya yang murah dan biji mudah didapatkan saat musim durian pada saat ini.
5. Olahan makanan dari tepung durian
tidak perlu menggunakan pewarna makanan karena olahan akan bewarna coklat dari
tepung durian tersebut.
Kelemahan tepung
1. Menjemur biji durian menggunakan
waktu lama, karena sekarang musim penghujan, jika menggunakan oven sama saja
menggunakan waktu kurang lebih 2 jam untuk menurunkan kadar air didalam biji
durian
2. Biji durian mengandung lendir,
untuk menghilanglan lendir harus dengan abu gosok. Proses tersebut sama dengan
pengolahan krupuk gadung.
3. Biji durian harus dikupas
terlebih dahulu dan mata yang ada dibiji durian harus dibuang karena mata pada
biji tersebut jika tidak dibuang akan menimbulkan sakit bubul pada kaki/udun.
d.
Pemasaran
olahan tepung dan olahan makanan
Hasil olahan biji dapat dipasarkan
di sekitar rumah atau diwilayah desa puncu dan sekitarnya. Jika dapat
diproduksi lebih besar lagi tepung ini dapat dipasarakan diluar negeri karena
olahan biji durian yang belum ada dan bergizi tinggi,. Mungkin saja tepung ini
dapat bersaing pada Mea 2015.
e.
Dampak
bagi masyarakat desa puncu
Masyarakat kecil khususnya
mendapatkan tepung bergizi dengan mudah. Biji durian yang mengotori sekitar
rumah saat panen tiba sekarang dapat dimanfaatkan menjadi sebuah olahan
dan mendapatkan perekonomian tambahan.
BAB
IV
PENUTUP
A. Simpulan
1.
Tepung
durian dapat digunakan untuk beberapa olahan yang bermanfaat bagi perekonomian
masyarakat desa puncu dan sekitarnya.
2.
Pembuatan
tepung tidak menggunakan biaya yang mahal dan juga dapat dilakukan individu
dalam pembuatan tepung maupu olahannya.
3.
Menghilangkan
lendir biji dengan abu gosok
4.
Gizi
tepung durian secara garis besar menpunyai gizi yang hampir sama dengan tepung
5.
Mempunyai
keunggulan yang lebih
B.
Saran
Saran yang ingin saya sampaikan
yaitu :
1. Sebiknya mengeringkan biji durian
dengan cara biji dipotongi kecil – kecil agar mudah kering.
2. Menggunakan abu gosok untuk
menghilangkan lendir
3. Memasak olahan tidak tetlalu matang
karena adonan akan cepat gosong
4. Adonan yang tidak lama pengembangan
, adonan akan seperti semula.
5. Menggunakan kompor LPG dan
menggunakan api kecil.
6. Mencuci biji sebaiknya benar – benar
bersih dari abu gosok, agar tidak mempengaruhi rasa dari olahan makanan.
DAFTAR PUSTAKA
www. Gambar durian. Com
buku panduan pembuatan martabak / apem
Fascinating!!!
BalasHapus