Minggu, 06 September 2015

karya ilmiah biji kusam

BIJI KUSAM BERMANFAAT











SMK NEGERI 3 KEDIRI

2014/2015








HALAMAN PENGESAHAN

Karya Ilmiah : BIJI KUSAM BERMANFAAT( Karya ilmiah tentang pembuatan  tepung dari biji durian yang terlantar. Tepung ini dapat  digunakan sebagai campuran tepung atau bahan pangan utama yang mempunyai nilai gizi yang besar untuk memenuhi nutrisi didalam tubuh )

Penyusun         : GIATI RAHAYU
Kelas               : IX Busana Butik 2
Asal Sekolah   : SMK NEGERI 3 KEDIRI
                        Jl. Hasanudin No. 10  KEDIRI
Telp. ( 0354 ) 682261 Faks ( 0354 ) 691462
                         
CCF01052015_0000 copy.jpg 










KATA PENGANTAR




KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr.wb
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmad dan hidayah-Nya, berupa kesempatan, kesehatan dan wawasan, sehingga dapat menyelesaikan Karya cipta ini dalam memenuhi syarat untuk” LOMBA CIPTA PRODUK AGROINDUSTRI TINGKAT SMA,SMK,MA atau sederajatnya” dengan tema “PENGEMBANGAN PRODUK AGROINDUSTRI BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL BERKELANJUTAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN DAYA SAING PADA MEA 2015”.
Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dalam Karya Ilmiah ini, kami menyadari bahwa Karya Ilmiah ini jauh dari sempurna baik isi, penyajian, maupun bahasanya. Untuk itu kritik dan saran yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi kesempurnaan Karya Ilmiah ini. Mudah-mudahan Karya Ilmiah ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan menginspirasi pembaca untuk melakukan penelitian yang lebih sempurna.

Wassalau’alaikum wr.wb
Kediri, 30 April 2015
Penulis












DAFTAR ISI
JUDUL............................................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN...................................................................... ii
KATA PENGANTAR.................................................................................. iii
DAFTAR ISI................................................................................................ iv
BAB I PENDAHULUAN............................................................................. 1
A.    Latar Belakang Masalah..................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah............................................................................... 2
C.     Tujuan Penelitian................................................................................ 2
BAB II METODE PENELITIAN................................................................. 3
A.    Alat dan Bahan................................................................................... 3
B.     Cara Kerja........................................................................................... 3
C.     Variabel Penelitian.............................................................................. 4
D.    Definisi............................................................................................... 5
BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................ 6
A.    Hasil Penelitian.................................................................................. 6
B.     Gambar foto dan uraian.................................................................... 6
C.     Pembahasan....................................................................................... 8
BAB IV PENUTUP..................................................................................... 13
A.    Simpulan......................................................................................... 13
B.        Saran............................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................. 14







BAB I
PENDAHULUAN


A.    Latar Belakang Masalah
            Melihat dikecamatan puncu daerah pegunungan yang subur dan banyak ditumbuhi pohon durian. Hampir disetiap rumah warga pasti terdapat pohon durian. Buah durian yang banyak dikemari semua orang baik anak – anak sampai orang dewasa sekalipun.
Masyarakat di desa puncu hanya menggemari daging buahnya dan biji buah durian dibuang. Biji buah durian tersebut sebenarnya juga mengandung gizi yang tinggi tapi masyarakat  desa puncu belum mengetahui itu semua. Biji buah durian yang dibuang dapat dijadikan bahan pokok olahan yang berjangka waktu yang lama. Musim durian hanya beberapa bulan saja menikmati buahnya, akan tetapi jika ada olahan biji buah durian kita dapat menikmati gizi buah durian setiap saat tanpa harus menunggu musim tiba.
           Biji durian dapat diolah menjadi tepung yang dapat dimanfaatkan sebagi bahan olahan sehari – hari masyarakat. Bahan olahan tanpa mengeluarkan biaya banyak dan didapatkan dengan mudah.
           Masyarakat untuk menghadapi MEA 2015 harus dengan baik untuk  bersaing, terutama untuk masyarakat kecil yang ada didesa puncu. Masyarakat puncu belum begitu paham dengan MEA, adanya pengolahan tepung  diharapkan dapat bersaing sebagai bahan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil yang ada desa puncu. Masyarakat dapat memahami MEA dengan hal – hal yang kecil terlebih dahulu.











B.     Rumusan Masalah

1.      Bagaimana cara pengolahan tepung ?
2.      Dapat digunakan untuk olahan apa ?
3.      Apa kekurangan dan kelebihan dari tepung itu ?
4.      Dimana tempat pemasaran olahan tersebut ?
5.      Apa dampak bagi masyarakat ?

C.    Tujuan Penelitian

Berkaitan dengan latar belakang yang sudah ada diatas, tujuan penelitian ini adalah :
1.      Memanfaatkan limbah biji durian
2.      Meningkatkan perekonomian masyarakat kecil didesa puncu
3.      Menambah pengetahuan masyarakat tentang MEA
4.      Masyarakat dapat kecil dapat bersaing perekonomian tanpa harus menggunakan modal yang banyak


















BAB II
METODE PENELITIAN

A.    Alat dan Bahan
Alat dan bahan untuk pembuatan tepung durian
a)      Alat
·         Pisau
·         Baskom
·         Oven
·         Wajan dari tanah liat / nanagan
·         Loyang
·         Nampan
·         Ayakan
·         Timbangan atau alat pengukur tepung
·         Kompor
·         Penghancur biji
b)      Bahan
·         Biji durian yang masih belum menghitam

B.     Cara Kerja
Langkah – langkah pembuatanan
1.      Kumpulkan biji durian basah atau belum menghitam
2.      Cuci biji durian hingga bersih
3.      Tirisan biji durian
4.      Masukan wajan dari tanah liat / nanagan. Dibolak balik menggunakan penggorengan agar tidak cepat gosong
5.      Tunggu biji durian ± 1 jam, sampai kulit biji durian ada yang pecak / membuka
6.      Jika sudah ada yang terbuka, angkat wajan dan diamkan sampai biji durian dingin
7.      Biji durian yang sudah dingin, kupas biji durian sampai bersih
8.      Cuci biji yang bersih dari kulitnya, cuci bji sampai bersih
9.      Ledir yang ada pada biji durian dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka / menggunakan abu gosok karena lendir pada biji durian hamper sama dengan kadung
10.  Cuci lagi sampai bersih
11.  Iris biji durian kecil – kecil agar cepat kering didalam oven, saya menggunakan oven karena pada musim durian tahun ini bertepatan dengan musim penghujan.
12.  Setelah biji teriris semua, masukan ke Loyang dan masukan ke oven dengan api besar.
13.  Tunggu kurang lebih 1 jam , agar biji kering dengan maksimal
14.  Giling biji durian,/ saya menggunakan tumbukan tradional karena alat itu yang saya punya.
15.  Ayak hasil tumbukan.
16.  Hasil yang dapat kemarin ½ kg tepung halus, saya menggunakan bahan utama 2 kg, waktu didinginkan dari penggorengan dan dikupas 1 ½  kg, setelah kering dari oven jadi 1 kg lebih dikit, terbuang bahan tumbukan yang tidak dapat halus ½ kg.

C.    Variabel Penelitian

 Variabel bebas   
            Biji durian memiliki kandungan sekitar 27% amilosa. Setiap 100 gram bijinya mengandung 28,3 gram karbohidrat, 67 gram air, 2,5 gram protein, 2,5 gram lemak, 1,4 gram lemak, serta mempunyai energy sebesar 520 kJ. 
Berbandingan gizi dengan tepung tidak jauh berbeda
Kadar air
51.5 g
51.1 g
Lemak
0.4 g
0.2 – 0.23 g
Protein
2.6 g
1.5 g
Karbohidrat
43.6 g
46.2 g
Serat kasar
-
0.7 – 0.71 g
Nitrogen
-
0.297 g
Abu
1.9 g
1.0 g
Kalsium
17 mg
39 -88.8 mg
Pospor
68 mg
86.65 – 87 mg
Besi
1.0 mg
0.6 – 0.64 mg
Natrium
3 mg
-
Kalium
962 mg
-
BetaKarotin
250 μg
-
Riboflavin
0.05 mg
0.05 – 0.052 mg
Thiamin
0.03 – 0.032 mg
Niacin
0.9 mg
0.89 – 0.9 mg


D.    Definisi
            Durian merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Nama durian atau duren ini diambil dari karakteristik bentuk buahnya yang berlekuk-lekuk tajam seperti duri dengan kulit buahnya yang keras. Durian popular dengan sebutan king of fruit atau raja dari segala buah karena kelezatannya dan juga aroma yang ditimbulkan tak khayal membuat banyak orang yang muak tapi tak sedikit pula orang yang suka dengan buah ini.


           Biji durian memiliki kandungan sekitar 27% amilosa. Setiap 100 gram bijinya mengandung 28,3 gram karbohidrat, 67 gram air, 2,5 gram protein, 2,5 gram lemak, 1,4 gram lemak, serta mempunyai energy sebesar 520 kJ. 


          Tepung biji durian adalah tepung tanpa bahan pengawet dan mudah di buat dalam kehidupan sehari – hari. Tepung yang dapat digunakan bahan pangan makanan pengganti tepung beras, maupun sebagai campuran olahan makanan. Menikmati tepung bergizi ini dapat dinikmati sewaktu – waktu tanpa menunggu musim durian. Alternative perekonomian masyarakat kecil desa puncu dalam persaingan MEA yang akan datang tahun ini.








BAB III
 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


A.    Hasil Penelitian
1.      Penelitian yang saya bandingkan dengan gizi tepung.
2.      Pembuatan tepung dengan biji durian dan menghilangkan lendir yang terdapat pada biji durian, dapat dihilangkan dengan cara menggunakan abu gosok.
3.      Mengeringkan biji durian jika tidak ada matahari, dapat mengunakn oven dan menggarang menggunakan tungku.
4.      Menghasilkan tepung jika sudah kering bisa diselep menggunakan diesel atau menggunakan tumbukan tradisional yang ada disekita kita.
5.      Pengeringan biji durian dapat mempengaruhi hasil dari tepung durian tersebut.
6.      Adonan suatu masakan dari tepung durian harus menggukan ulenan yang lama
7.      Pengupasan biji durian agar mudah menggunakan penggorengan dari tanah liat.
8.      Penyimpanam tepung durian sama dengan tepung terigu atau tepung lainnya.

B.     Gambar foto dan uraian
dokumentasi proses pembuatan tepung sampai dengan pengolahan apem.
 
Penggumpulan biji durian                               penggorengan diatas wajan tanah liat

 
Pendinginan                                           penyucian durian setelah dikupas dari kulit biji

 
Hasil pengeringan menggunakan oven       penumbukan secara tradisional

 
Hasil tepung yang sudah diayak                 membuat adonan apem dengan cara diuleni
Hasil adonan yang siap untuk dimasak                     hasil apem biji durian


C.    Pembahasan
a.       Alat dan bahan untuk pembuatan tepung durian
ü  Alat
·         Pisau
·         Baskom
·         Oven
·         Wajan dari tanah liat / nanagan
·         Loyang
·         Nampan
·         Ayakan
·         Timbangan atau alat pengukur tepung
·         Kompor
·         Penghancur biji

ü  Bahan
·         Biji durian yang masih belum menghitam







Cara Kerja
Langkah – langkah pembuatanan
1.      Kumpulkan biji durian basah atau belum meghitam
2.      Cuci biji durian hingga bersih
3.      Tirisan biji durian
4.      Masukan wajan dari tanah liat / nanagan. Dibolak balik menggunakan penggorengan agar tidak cepat gosong
5.      Tunggu biji durian ± 1 jam, sampai kulit biji durian ada yang pecak / membuka
6.      Jika sudah ada yang terbuka, angkat wajan dan diamkan sampai biji duriadingin
7.      Biji durian yang sudah dingin, kupas biji durian sampai bersih
8.      Cuci biji yang bersih dari kulitnya, cuci bji sampai bersih
9.      Ledir yang ada pada biji durian dapat dihilangkan dengan menggunakan cuka / menggunakan abu gosok karena lendir pada biji durian hamper sama dengan kadung
10.  Cuci lagi sampai bersih
11.  Iris biji durian kecil – kecil agar cepat kering didalam oven, saya menggunakan oven karena pada musim durian tahun ini bertepatan dengan musim penghujan.
12.  Setelah biji teriris semua, masukan ke Loyang dan masukan ke oven dengan api besar.
13.  Tunggu kurang lebih 1 jam , agar biji kering dengan maksimal
14.  Giling biji durian,/ saya menggunakan tumbukan tradional karena alat itu yang saya punya.
15.  Ayak hasil tumbukan.
16.  Hasil yang dapat kemarin ½ kg tepung halus, saya menggunakan bahan utama 2 kg, waktu didinginkan dari penggorengan dan dikupas 1 ½  kg, setelah kering dari oven jadi 1 kg lebih dikit, terbuang bahan tumbukan yang tidak dapat halus ½ kg.











b.      Biji durian dapat digunakan untuk bahan makanan sehari – hari
Makanan yang menggunakan bahan utama biji durian yaitu kripik durian, tepung durian, martabak biji durian dan apem makanan tradisional pada saat hajatan.
Penelitian ini saya meemberikan satu contoh olahan makanan apem tradisional,
alat, bahan dan cara membuatnya.
*      Bahan
Ø  Tepung terigu ¼ kg
Ø  Tepung durian halus ½ kg
Ø  Gula ¼ kg / sesuai selera
Ø  Margarin / minyak secukupnya
Ø  Soda kue ½ sendok makan
Ø  Miri secukupnya untuk mengoleskan penggorengan apem agar tidak lengket
Ø  Santan takaran ¾ , 15 kali
*      Alat
Ø  Pisau
Ø  Baskom gelas ukur
Ø  Timbangan
Ø  Sepatula
Ø  Timbangan tepung
Ø  Penggorengan apem
Ø  Sendok pengorengan
Ø  Alat memeras santan
CARA PEMBUATAN APEM
1.      Siapkan bahan – bahan yang sudah sesuai dengan perbandingan adonan
2.      Campur tepung terigu dan tepung durian, soda kue
3.      Masukan santan sedikit demi sedikit
4.      Uleni adonan sampai kalis / tercampur rata
5.      Jika adonan sudah kalis diamkan kurang lebih 30 menit
6.      Adonan yang sudah didiamkan 30 menit, panaskan terlebih dahulu penggorengan sebelum memasukan adonan
7.      Jika sudah panas , kecilkan api dan masukadonan sedikit demisedikit
8.       Tunggu adonan ± 10 menit
9.      Angkat apem jika sudah matang, tanda apem matang semakin coklat karena tepung durian yang coklat
10.  Letakan apenm diatas kertas atau tisu agar menyerap minyak
11.  Letakan ke piring saji
12.  Apem siap disantap

c.       Kelebihan dan kekurangan tepung durian
Kelebihan tepung
1. Tepung durian dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kecil
2. Tepung durian dapat digunakan bahan utama olahan makanan, banyak olahan yang menggunakan biji durian
3. Tepung kusam yang mempunyai gizi tinggi
4. Tepung dapat diproses dengan biaya yang murah dan biji mudah didapatkan saat musim durian pada saat ini.
5. Olahan makanan dari tepung durian tidak perlu menggunakan pewarna makanan karena olahan akan bewarna coklat dari tepung durian tersebut.
Kelemahan tepung
1. Menjemur biji durian menggunakan waktu lama, karena sekarang musim penghujan, jika menggunakan oven sama saja menggunakan waktu kurang lebih 2 jam untuk menurunkan kadar air didalam biji durian
2. Biji durian mengandung lendir, untuk menghilanglan lendir harus dengan abu gosok. Proses tersebut sama dengan pengolahan krupuk gadung.
3. Biji durian harus dikupas terlebih dahulu dan mata yang ada dibiji durian harus dibuang karena mata pada biji tersebut jika tidak dibuang akan menimbulkan sakit bubul pada kaki/udun.

d.      Pemasaran olahan tepung dan olahan makanan 
Hasil olahan biji dapat dipasarkan di sekitar rumah atau diwilayah desa puncu dan sekitarnya. Jika dapat diproduksi lebih besar lagi tepung ini dapat dipasarakan diluar negeri karena olahan biji durian yang belum ada dan bergizi tinggi,. Mungkin saja tepung ini dapat bersaing pada Mea 2015.



e.       Dampak bagi masyarakat desa puncu
Masyarakat kecil khususnya mendapatkan tepung bergizi dengan mudah. Biji durian yang mengotori sekitar rumah saat panen tiba sekarang dapat dimanfaatkan menjadi sebuah olahan dan  mendapatkan perekonomian tambahan.





























BAB IV
PENUTUP

A.    Simpulan
1.      Tepung durian dapat digunakan untuk beberapa olahan yang bermanfaat bagi perekonomian masyarakat desa puncu dan sekitarnya.
2.      Pembuatan tepung tidak menggunakan biaya yang mahal dan juga dapat dilakukan individu dalam pembuatan tepung maupu olahannya.
3.      Menghilangkan lendir biji dengan abu gosok
4.      Gizi tepung durian secara garis besar menpunyai gizi yang hampir sama dengan tepung
5.      Mempunyai keunggulan yang lebih

B.        Saran
Saran yang ingin saya sampaikan yaitu :
1.      Sebiknya mengeringkan biji durian dengan cara biji dipotongi kecil – kecil agar mudah kering.
2.      Menggunakan abu gosok untuk menghilangkan lendir
3.      Memasak olahan tidak tetlalu matang karena adonan akan cepat gosong
4.      Adonan yang tidak lama pengembangan , adonan akan seperti semula.
5.      Menggunakan kompor LPG dan menggunakan api kecil.
6.      Mencuci biji sebaiknya benar – benar bersih dari abu gosok, agar tidak mempengaruhi rasa dari olahan makanan.











DAFTAR PUSTAKA
www. Gambar durian. Com
buku panduan pembuatan martabak / apem













1 komentar: